Latihan Penanggulangan Bencana Alam Tahun 2022 Resmi Ditutup Oleh Kasrem 081/Dsj.

Pacitan – Latihan penanggulangan bencana alam yang di selenggarakan oleh Korem 081/Dsj secara resmi ditutup oleh Kasrem 081/Dsj Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, dengan ditandai apel penutupan, bertempat di lapangan Desa Bangunsari Kec. Pacitan Kab. Pacitan, Kamis (24/11/2022).

Selama tiga hari berturut-turut para peserta mengikuti dan melaksanakan rangkaian kegiatan latihan penanggulangan bencana alam oleh Korem 081/Dsj di wilayah Kab. Pacitan.

Dengan berakhirnya latihan ini para peserta diharapkan benar-benar mengerti dan memahami dengan baik prosedur teknis penanganan penanggulangan bencana alam serta Standar Operasional Prosedur (SOP), untuk dipedomani dan diimplementasikan sesuai dengan perkembangan situasi yang terjadi.

Mengawali amanatnya Danrem 081/Dsj melalui Kasrem 081/Dsj Letkol Inf Yuli Eko Purwanto menyampaikan bahwa turut berduka cita atas musibah gempa bumi yang menimpa saudara kita di Cianjur pada hari senin tanggal 21 November 2022 lalu, dimana atas kejadian tersebut telah menelan korban ratusan jiwa meninggal dunia.

“Pada saat itu mereka semua tidak tahu bahwa akan terjadi bencana alam gempa bumi.Dengan hitungan relatif singkat, rumah maupun bangunan banyak yang roboh dan rusak.Sehingga kerugian materiil dan jatuhnya korban tidak terelakkan lagi serta berdampak trauma psikologis bagi masyarakat di sana”, amanat Danrem 081/Dsj secara tertulis kepada peserta apel.

Atas adanya kejadian tersebut oleh karenanya, dirinya mengingatkan kepada kita semua untuk selalu waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan sebagai langkah awal mengantisipasi terjadinya bencana alam.

“Kesiapsiagaan masyarakat dalam mengantisipasi setiap bencana alam sangat penting, agar mereka mampu melakukan tindakan-tindakan untuk mengurangi risiko ketika benar-benar terjadi bencana. Kesiapsiagaan masyarakat adalah segala upaya untuk menyiapkan kemampuan masyarakat agar dapat merespon kejadian bencana secara cepat dan tepat”, jelasnya.

Melalui latihan ini, diharapkan khususnya peserta latihan dapat meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan prosedur penanggulangan bencana alam.

“Dengan adanya latihan ini para peserta latihan akan semakin tajam dan cermat dalam menganalisa terhadap permasalahan yang dihadapi, terutama dalam melaksanakan bantuan penanggulangan akibat bencana alam di wilayah jajaran Korem 081/Dsj khususnya Kab. Pacitan”, ungkapnya.

Beliau juga berpesan kepada para peserta latihan bahwa kejadian bencana alam sebenarnya tidak kita inginkan, namun hakekatnya kita wajib mewaspadai segala bentuk kejadian bencana yang akan mungkin terjadi, karena bencana selalu terjadi secara mendadak dan tiba-tiba serta tidak dapat diprediksi sebelumnya.

“Penanggulangan bencana alam bukan hanya menjadi tugas Pemerintah Daerah, TNI, POLRI, SAR maupun instansi terkait semata.Namun penanggulangan bencana alam merupakan panggilan kemanusiaan dan menjadi tanggung jawab kita bersama seluruh lapisan masyarakat”, pungkasnya.

Kemudian mengakhiri amanatnya, atas nama Korem 081/Dsj dan pribadi mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemda, Polri, Pol PP, Damkar, BPBD, PMI, Pramuka dan relawan di Kab. Pacitan atas segala dukungan moril maupun materiil, sehingga kegiatan latihan penanggulangan bencana alam Korem 081/Dsj TA 2022 dapat terlaksana dengan lancar, tertib dan aman.

Hal senada juga dismpaikan Dandim 0801/Pacitan Letkol Inf Roliyanto S.I.P., M.I.P, bahwa latihan penanggulangan bencana alam ini agar dapat dijadikan pelajaran yang berharga untuk memantapkan kesiapan dalam pelaksanaan tugas pokok dimasa mendatang.

“Saya yakin setelah selesai mengikuti latihan ini para peserta dapat meningkatkan kemampuan, sehingga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan siap melaksanakan tugas dan memahami tentang prosedur penanggulangan bencana alam di lapangan”, tutur Dadim 0801/Pacitan saat di konfirmasi awak media.

Leave a Reply

Your email address will not be published.