Koptu Gunawan Dampingi Pemupukan Padi, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Tulungagung – Komitmen TNI AD dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional terus diwujudkan melalui pendampingan kepada para petani. Seperti yang dilakukan Babinsa Desa Gamping, Koptu Gunawan, anggota Koramil Tipe B 0807/09 Campurdarat, yang melaksanakan pendampingan kegiatan pemupukan tanaman padi di lahan milik Bapak Rusidi, anggota Kelompok Tani (Poktan) Marsudi Tani, di Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (28/07/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Koptu Gunawan turun langsung ke sawah bersama petani membantu proses pemupukan sebagai salah satu tahapan penting dalam budidaya padi. Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui aparat kewilayahan untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Koptu Gunawan mengatakan bahwa pemupukan yang dilakukan secara tepat, baik dari sisi waktu maupun dosis, sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman padi. Menurutnya, pemenuhan unsur hara yang cukup akan membuat tanaman tumbuh lebih sehat, lebih tahan terhadap gangguan, serta berpotensi menghasilkan panen yang lebih optimal.
“Pemupukan merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan budidaya padi. Jika dilakukan dengan benar, tanaman akan tumbuh lebih subur sehingga hasil panen diharapkan meningkat. Karena itu, kami hadir untuk mendampingi dan memberikan semangat kepada para petani agar terus berupaya mengelola lahannya dengan baik,” ujar Koptu Gunawan.
Ia menambahkan, pendampingan pertanian akan terus dilakukan mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak penyedia pangan.
Koptu Gunawan juga berharap hasil pertanian di wilayah binaannya terus meningkat sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani.
“Harapan kami, hasil panen para petani semakin melimpah, kualitas gabah semakin baik, dan pada akhirnya mampu meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan keluarga petani. Dengan demikian, ketahanan pangan nasional dapat terus terjaga melalui kontribusi nyata dari para petani di desa,” pungkasnya.

