Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Yonif TP 810/BEM Tuan Rumah Bimtek Hanpangan Kompi Produktif dari Staf Teritorial Angkatan Darat
Doyo Lama – (23/10). Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan oleh TNI Angkatan Darat, Batalyon Infanteri TP 810/Beyea Emare Memare (BEM) menjadi tuan rumah pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Ketahanan Pangan (Hanpangan) Kompi Produksi yang diselenggarakan oleh Staff Teritorial Angkatan Darat.
Kegiatan Bimtek yang berlangsung selama beberapa hari di Hotel Suni Garden Lake Sentani dan lahan Yonif TP 810/BEM, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura kegiatan tersebut dipimpin oleh Kolonel Inf Andi Triasmono, S.Sos., M.Si., M.N.S.S., diikuti oleh jajaran Kodim dan Jajaran Yonif TP Kodam XVII/Cenderawasih Adapun yang turut hadir sebagai berikut : Kolonel Inf Arens France George Abidondifu (Kasiter Korem 172/PWY), Kolonel Inf Hirta Juni Adriansyah, S.Sos., M.Han., M.M. (Danbrigif 80/Kurare), Letkol Inf Hudallah, S.H. (Wakil Ketua Tim), Letkol Inf Tommy Yudistyo, S.Sos., M.Han. (Dandim 1701/Jayapura), Letkol Inf Iskandar, S.E., M.Tr.Mil. (Danyonif TP 810/BEM), Mayor Inf Suherman (Pabandya Wanwil Sterdam XVII/Cen).
Dalam kegiatan tersebut, para peserta menerima materi teori dan praktek langsung di lapangan, meliputi teknik pengolahan lahan tidur, budidaya tanaman pangan seperti padi, jagung dan sayur mayur, teknik pemupukan organik, manajemen budidaya peternakan dan perikanan, serta manajemen hasil panen untuk mendukung swasembada pangan satuan dan masyarakat.

Komandan Batalyon Infanteri TP 810/BEM Letkol Inf Iskandar, S.E., M.Tr.Mil. menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Staff Teritorial Angkatan Darat yang telah mempercayakan Yonif TP 810/BEM sebagai tempat pelaksanaan Bimtek dan praktek Hanpangan.
“Terima kasih banyak kepada Staff Teritorial Angkatan Darat yang telah memilih Yonif TP 810/BEM sebagai lokasi Bimtek. Ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kami. Melalui Kompi Produksi, Yonif TP 810/BEM berkomitmen menjadi satuan yang produktif, tidak hanya tangguh dalam menjaga kedaulatan di tanah Papua, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ketahanan pangan baik untuk prajurit maupun masyarakat di wilayah binaan,” ujar Danyonif TP 810/BEM.
“Diharapkan setelah Bimtek ini, Kompi Produksi Yonif TP 810/BEM mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat secara maksimal dan menjadi contoh bagi satuan lain serta dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua melalui sektor pertanian,” jelasnya.
Kegiatan Bimtek berlangsung dengan aman, tertib dan penuh antusias, mencerminkan semangat prajurit BEM dalam mendukung program Asta Cita Pemerintah di bidang ketahanan pangan. Berani, Elegan, Menang!

