Belajar Ceria Prajurit Yonif TP 810/BEM Tumbuhkan Semangat Belajar Anak-anak
Doyo Lama- Jumat, (06/11/2026). Guna mencerdaskan generasi muda Papua dan menumbuhkan semangat belajar sejak dini, Prajurit Yonif Teritorial Pembangunan 810/Bemare menggelar kegiatan Ruang Beta (Belajar Dengan Tentara) bersama anak-anak di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura.
Kegiatan Ruang Beta yang dilaksanakan di halaman Pos dan balai kampung tersebut berlangsung penuh keceriaan. Prajurit Bemare dan ibu-ibu Persit yang berperan sebagai guru dadakan mengajari anak-anak membaca, berhitung, menyanyi, menggambar, serta mengenalkan nilai-nilai Pancasila, cinta tanah air, dan disiplin dengan cara yang menyenangkan.
Tidak hanya belajar, anak-anak juga diajak bermain, bernyanyi bersama, dan diberikan hadiah serta makanan ringan bagi yang berani tampil ke depan. Tawa riang anak-anak Doyo Baru pun pecah, membuat suasana belajar terasa seperti bermain bersama keluarga sendiri.
Salah satu anak, dengan polosnya menyampaikan rasa senangnya bisa belajar bersama Prajurit TNI. Ia bercita-cita ingin menjadi Tentara seperti Prajurit Bemare yang baik dan pintar.
“Beta senang belajar dengan Tentara, Tentara baik, ajar beta baca dan hitung. Beta mau jadi Tentara juga,” ujar salah satu anak Doyo Baru sambil tersenyum malu-malu.
Danyonif TP 810/BEM, Letkol Inf Iskandar, S.E., M.Tr.Mil. menyampaikan bahwa Ruang Beta merupakan wujud kepedulian TNI terhadap pendidikan anak-anak Papua. Menurutnya, anak-anak Papua adalah masa depan bangsa yang harus dibekali ilmu, semangat, dan karakter sejak dini.
“Ruang Beta ini kami buat agar anak-anak Papua tidak takut dengan Tentara, tapi sayang dengan Tentara. Kami ingin mereka rajin belajar, berani bermimpi, dan kelak menjadi pemimpin Papua yang hebat. Tentara hadir bukan hanya menjaga, tapi juga mengajar,” ujar Danyonif.
Para orang tua dan guru di Doyo Baru menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap Ruang Beta terus dilaksanakan secara rutin, karena sangat membantu anak-anak untuk semakin semangat belajar dan berani tampil.

