Babinsa Desa Mojosari Monitoring Gerakan Percepatan Tanam, Dukung Ketahanan Pangan di Tulungagung
Tulungagung – Babinsa Desa Mojosari, Serda Robby, anggota Koramil Tipe B 0807/13 Kauman, melaksanakan monitoring kegiatan Gerakan Percepatan Tanam Kabupaten Tulungagung yang berlangsung di area persawahan Desa Mojosari, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (24/06/2026).
Kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung percepatan masa tanam guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tulungagung. Gerakan percepatan tanam juga menjadi upaya pemerintah untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian agar target produksi pangan dapat tercapai secara maksimal.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung Drs. Suyanto, M.M. beserta jajaran, Kamtimker Penyuluh Pertanian Kabupaten Tulungagung Anang Ismindato, S.P., M.P., Kepala Desa Mojosari Agus Rifai beserta perangkat desa, koordinator penyuluh se-Kabupaten Tulungagung, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Mojosari, Ketua Poktan Budi Makmur Komarudin, serta perwakilan Gapoktan Budi Makmur.
Dalam pelaksanaannya, para peserta melakukan peninjauan langsung ke area persawahan sekaligus berdialog dengan petani terkait kesiapan lahan, ketersediaan sarana produksi pertanian, serta langkah-langkah yang diperlukan untuk mendukung percepatan tanam di wilayah tersebut.
Serda Robby mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk terus mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pertanian yang menjadi salah satu pilar utama ketahanan pangan nasional.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami siap mendampingi dan mendukung para petani dalam setiap tahapan kegiatan pertanian. Melalui Gerakan Percepatan Tanam ini diharapkan luas tanam dapat meningkat, hasil panen lebih optimal, dan kesejahteraan petani semakin baik. Ketahanan pangan yang kuat berawal dari keberhasilan petani di lapangan, sehingga sinergi antara pemerintah, TNI, penyuluh pertanian, dan kelompok tani harus terus diperkuat,” ujar Serda Robby.
Sementara itu, kegiatan Gerakan Percepatan Tanam ini diharapkan mampu mendorong semangat petani untuk segera melakukan penanaman, sehingga target produksi pangan Kabupaten Tulungagung dapat tercapai dan memberikan kontribusi nyata terhadap program ketahanan pangan nasional. Dengan sinergi seluruh pihak, sektor pertanian di Tulungagung diharapkan semakin maju, produktif, dan berkelanjutan.

