Tasyakuran Validasi Organisasi Korps Marinir dan 14 Kodaeral, Pangkormar Letjen TNI (Mar) Endi Supardi : Kita tunjukan kita adalah prajurit petarung taring TNI AL

Jakarta, (14/8) Tanggal 10 Agustus 2025 merupakan momen sejarah bagi TNI, begitu juga Korps Marinir TNI AL. Mengapresiasi moment itu, Korps Marinir dibawah Pangkormar Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. menggelar “Tasyakuran Validasi Organisasi Korps Marinir dan 14 Kodaeral” yang digelar di Cilandak Jakarta Selatan. Tasyakuran juga mempertegas prajurit marinir adalah taring TNI AL.

Dalam pernyataannya Pangkormar mengatakan apresiasinya terhadap Presiden RI atas realisasi membesarkan Korps Marinir dengan merubah Dankormar menjadi Pangkormar serta meresmikan 14 Koderal. Atas kebijakan tersebut Pangkormar menyadari bahwa kebijakan Presiden merupakan hal penting dalam sejarah untuk pengembangan pertahanan bangsa.

“Ini adalah hikmah terbaik. Ini adalah suatu sejarah yang tidak mungkin terulang kembali. Kami ingin momen ini tetap ada sebagai sejarah. Ini juga merupakan harapan dan tuntutan bagi kita harus lebih siap dan lebih profesional. Kita akan tunjukan bahwa kita adalah prajurit prajurit petarung sebagai taring TNI AL”, tegas Pangkormar.

Selain peningkatan jabatan dari sebelumnya Dankormar menjadi Pangkormar dengan kenaikan pangkat dari Mayor Jenderal menjadi Letnan Jenderal TNI Marinir. Kebijakan Presiden RI juga turut mengembangkan satuan tempur di Korps Marinir, seperti terbentuknya 1 Brigade Infanteri, 5 Batalyon Infanteri Marinir dan pembentukan 14 Komando Daerah TNI AL dipimpin oleh Perwira Tinggi (Pati) bintang dua yang sebelumnya bernama Pangkalan Utama (Lantamal) TNI AL, yang akan memperkuat jangkauan operasi serta postur pertahanan maritim Indonesia. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan daya gentar dan kemampuan tempur Marinir di berbagai wilayah perairan Nusantara.

Dalam pelaksanaannya, Tasyakuran Validasi Organisasi Korps Marinir dan 14 Kodaeral diramaikan dengan unjuk kekuatan dan kemampuan Korps Marinir berupa Demo Penembakan Batrai Meriam Howitzer 105 MM, Serbuan dan pembebasan sandera Pasukan Khusus Denjaka, Demo Dancing Tank, Beladiri dan Panahan, Terjun Payung, Pemberian 17 Kendaraan Dinas Operasional Korps Marinir dan diakhiri Prosesi Pemotongan Tumpeng Tasyakuran Validasi Korps Marinir dan 14 Kodaeral TNI Angkatan Laut.

Selain atraksi, dikesempatan itu Pangkormar juga menerima sejumlah kendaraan operasional Korps Marinir dari Kasal. (eff)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *