Korps Marinir Kembali Kerahkan Ranpur dan Alat Berat Untuk Bangkitkan Sumatera Paska Bencana

Jakarta, Korps Marinir TNI Angkatan Laut kembali membantu percepatan rehabilitasi pasca bencana alam di Sumatera. Selain memberangkatkan 16 Prajurit Petarung tambahan (23/12), Korps Marinir juga memberangkatkan beberapa kendaraan berat taktis pendukung operasi lapangan dari Kolinlamil Jakarta.

Beberapa kendaraan taktis tersebut diantaranya dua unit Ranpur Kapa K-61, satu unit kendaraan Foreider Kavaleri, satu unit opleker, serta satu unit kendaraan Iveco Zeni. Seluruh material tersebut diangkut dan diberangkatkan melalui jalur laut menggunakan KRI dari Kolinlamil setelah melalui proses loading dan embarkasi.

Pengiriman kendaraan dan perlengkapan ini bertujuan untuk mendukung pembukaan akses wilayah terdampak, distribusi logistik, evakuasi, serta pembangunan kembali infrastruktur dasar yang rusak akibat bencana. Selain kendaraan, Marinir juga membekali personel dengan perlengkapan lapangan seperti swim vest, tabung udara, sleeping bag, APAR, hingga alat komunikasi guna memastikan tugas berjalan aman dan optimal.

Tercatat, pengerahan alat berat dan ranpur Marinir ke wilayah bencana di Sumatera ini merupakan kali ketiga sepanjang tahun 2025, setelah sebelumnya dilakukan pada fase tanggap darurat dan pemulihan awal. Konsistensi ini menegaskan peran strategis Korps Marinir tidak hanya sebagai kekuatan tempur, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam operasi kemanusiaan, membawa harapan dan semangat bangkit bagi masyarakat yang terdampak bencana

Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menegaskan bahwa keterlibatan Korps Marinir dalam misi kemanusiaan merupakan bentuk nyata pengabdian TNI AL kepada rakyat. “Korps Marinir akan selalu hadir di setiap kesulitan rakyat serta memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan layak,” tegas Pangkormar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *