Tingkatkan Wawasan Islami, Anggota Kodim Tulungagung Ikuti Maulidah Khasanah di Bulan Ramadhan

TULUNGAGUNG – Para anggota militer Kodim 0807/Tulungagung dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXI Kodim Tulungagung mengikuti kegiatan Santapan Rohani di bulan suci Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pemkab Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Jl. R.A Kartini No. 07 Kelurahan Kampungdalem Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung Jawa Timur, Jumat (17/05/2019).

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan orang tersebut merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan kualitas iman, memperkuat ketakwaan, memperbanyak amalan, serta mempererat hubungan kasih sayang dengan sesama umat Muslim.

Plt. Asisten 1 Pemkab Tulungagung Arif Budiono dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan 1440 H. Ia berharap agar puasa dan ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Kepada seluruh ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung, ia menghimbau bahwa puasa jangan dijadikan sebagai alasan untuk menurunnya pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan menurun, lebih tingkatkan pelayanan kepada masyarakat, karena melayani masyarakat dan bekerja juga merupakan ibadah.” ungkap Arif Budiono.

Acara puncak pelaksanaan santapan rohani pada pagi hari ini adalah Maulidah Khasanah yang disampaikan oleh KH. Abu Sofyan Sirajudin yang menyampikan bahwa di bulan puasa ini Allah menyiapkan pahala tanpa batas bagi mereka yang berpuasa. Nabi Muhammad SAW bersabda setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga 700 kali lipat.

“Amalan manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga 700 kali lipat di bulan puasa.” ungkap KH. Abu Sofyan Sirajudin.

KH. Abu Sofyan Sirajudin menambahkan bahwa ibadah puasa dapat memberi syafaat bagi orang yang melakukannya. Seorang muslim yang berpuasa bisa melakukan tiga macam kesabaran yaitu sabar terhadap ketaatan kepada Allah, sabar untuk tidak bermaksiat kepada Allah dan sabar dalam penderitaan. Maka wajar bila Allah memberikan pahala tidak terbatas bagi mereka yang menjalankan puasa.

“Ibadah puasa dapat memberi syafaat bagi orang yang melakukannya. Maka wajar bila Allah memberikan pahala tidak terbatas bagi mereka yang menjalankan puasa.” tutup KH. Abu Sofyan Sirajudin. (pen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *