Warga dan Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Remaja Kalisari yang Tenggelam di Sungai Ciliwung
Jakarta, Jumat (31/7/26) Remaja 14 tahun warga Kalisari yang tenggelam di sungai Ciliwung pada hari kamis (30/7) kemarin, berhasil ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia. Korban berinisial (ZR) ditemukan sekitar pukul 16.40 wib Jumat sore oleh 6 orang warga yang turut membantu pencarian.
Dari informasi yang diperoleh, 6 orang yang diketahui merupakan warga Lenteng Agung ini, turun ke sungai setelah tim SAR gabungan sedang beristrirahat usai melakukan pencarian selama delepan jam pencarian, terhitung dari jam 09.00 -16.00 wib.
Menurut Jajat warga yang berada dilokasi ditemukannya jenasah, korban tenggelam muncul secara tiba tiba ke permukaan sungai setelah 6 warga lenteng Agung turun ke sungai.
“Saat Tim SAR gabungan beristrirahat ke atas, 6 orang yang memang sering mencari ikan di lokasi tenggelamnya korban, turun ke sungai dan langsung menyelam menyusuri titik titik yang dicurigai. Ga berapa lama, jenasah tiba tiba muncul ke permukaan. Meluncur kepermukaan seperti ada yang mendorong ke atas”, ujar Jajat.

Upaya optimal Tim SAR Gabungan mencari korban tenggelam dua jam sebelum ditemukannya korban (ZR)
Setelah ditemukannya korban, dan sesuai kesepakatan keluarga, korban langsung dibawa ke rumah yang beralamat dijalan Kemang Kelurahan Kalisari Kecamatan Pasarebo Jakarta Timur.
Diketahui pada hari Kamis (30/7) seorang remaja berusia 14 tahun warga Kalisari Pasarebo dikabarkan tenggelam di sungai Ciliwung. Korban yang diketahui bernama Zafran Ramadhan yang juga pelajar SMP 203 Kalisari, tenggelam pada pukul (14.15 wib) saat asyik berenang menyusuri sungai Ciliwung bersama 8 orang temannya.
Sebelumnya Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Damkar dan Brimob melibatkan sejumlah personil yang didukung 4 prahu karet, 4 penyelam dan peralatan pendukung lainnya. Menurut puluhan warga yang turut menyaksikan pencarian, Tim SAR gabungan telah optimal melakukan pencarian korban. (e/red)

