Satgas Yonif 509 Pangkas Rambut Gratis Anak di Wiltas

JAKARTA, Pangkas rambut gratis yang diberikan Satgas Yonif R 509/Kostrad merupakan salah satu upaya untuk mempererat tali persaudaraan antara Satgas dengan masyarakat di daerah penugasannya.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif R 509/Kostrad, Letkol Inf Wira Muharomah, S.H., Psc., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Selasa (16/6/2020).

Dikatakannya, pangkas rambut gratis yang diberikan oleh Pratu Hamid Cahyadi personel Pos Kout itu, bertujuan mempererat hubungan baik dan harmonis dengan warga di Kampung Workwana, Distrik Arso, Kabupaten Keerom.

“Selain itu membantu mengatasi kesulitan warga, karena untuk memenuhi kebutuhan pangkas rambut ini, warga harus ke Pasar Arso yang berjarak 10 kilometer dari Kampung Workwana dan tarifnya Rp. 40.000,- satu kali pangkas,” kata Wira.

“Bukan saja anak-anak di kampung tersebut, personel kita juga terkadang menerima orang dewasa untuk di pangkas rambutnya,” lanjutnya.

Sementara itu, Pratu Hamid Cahyadi menceritakan melalui sambungan telepon bahwa sudah melakoni sebagai pemangkas rambut sejak tahun 2015 saat melaksanakan Satgas Pamrahwan di Manokwari.

“Saat itu saya menawari senior untuk memangkas rambutnya, dan sejak itulah rekan-rekan prajurit di Satuan meminta saya untuk memangkas rambut mereka,” kata Hamid.

Menurut Hamid menjadi kesenangan sendiri dapat membantu orang lain dengan keahlian yang ada pada dirinya, terlebih lagi ini dilakukan saat dirinya melaksanakan tugas di daerah penugasan.

“Kebanyakan anak-anak yang datang sendiri ke pos maupun yang diantar oleh orang tuanya. Ada kalanya orang dewasa juga datang untuk dipangkas rambutnya,” ucap Hamid.

Lebih lanjut disampaikannya, saat memangkas rambut tersebut, dibangun komunikasi sehingga timbul kedekatan dengan masyarakat terutama anak-anak di perbatasan ini.

“Sambil memangkas rambut, kita gunakan sebagai media komunikasi dalam membentuk karakter mereka, melalui cerita dan nasehat misalnya pentingnya selalu menjaga kerapian dan kebersihan diri, rajin bersekolah, dan lain-lain,” lanjutnya.

Di tempat terpisah, Justin (10) sangat senang bukan saja karena gratis, namun juga terhadap situasi yang terbangun antara personel Satgas dengan anak-anak saat pangkas rambut tersebut.

“Senang sekali karena tidak harus bayar, dan abang Tentaranya baik suka bercerita dan ajak kita bicara,” ucap Justin. (penad).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *