Cegah Mewabahnya DBD, Serma Muyoto dan Perangkat Kelurahan Tamanan Bersihkan Lingkungan
Tulungagung – Penyebaran penyakit demam berdarah sangat berisiko saat ini. Sebab belakangan cuaca tak menentu dan sering hujan. Apalagi menurut lansiran surabaya.tribunnews.com pada Kamis, 24 Januari 2019 yang menyebutkan bahwa Kabupaten Tulungagung menempati posisi tertinggi kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jawa Timur dengan 249 pasien, tiga diantaranya meninggal dunia.
Babinsa Desa Tamanan Serma Muyoto anggota Koramil 0807/01 Kota Kodim Tulungagung bersama Lurah Kelurahan Tamanan Dra Nining Setyowati dan perangkat Kelurahan Tamanan melaksanakan kerja bhakti membersihkan lingkungan untuk mencegah mewabahnya kasus demam berdarah di lingkungan sekitar RT 01 RW 02 Kelurahan Tamanan Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung Jawa Timur, Jumat (25/01/2019).
Menurut Serma Muyoto, untuk mengantisipasi menyebarnya wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) pelaksanaan kerja bakti di area wilayah RT, khususnya di wilayah yang menjadi tempat kepentingan umum dilakukan untuk mengurangi tempat bertumbuh kembangbiaknya nyamuk aedes aegypti si pembawa virus dengue.
“Musim hujan seperti ini, genangan air di saluran atau di kamar mandi berisiko menjadi tempat yang ampuh bagi nyamuk pembawa DBD sehingga perlu adanya pembersihan.” ungkap Serma Muyoto
Dalam mencegah DBD ini masyarakat perlu melakukan pemberantasan sarang nyamuk dan membiasakan pola hidup bersih dan sehat. Pengelolaan air juga harus tetap terjaga dengan rutin melaksanakan kerja bakti di sekitar lingkungan yang dilakukan secara menyeluruh, jangan hanya dilakukan di satu rumah saja melainkan di rumah-rumah yang ada di lingkungan tersebut.(pen)