Bulan Trisila TNI AL, Batalyon Polisi Militer 2 Marinir Mantapkan Kemampuan Dasar Pengurusan Rustaper Dan Yudha Kelana
Surabaya, Batalyon Polisi Militer 2 Marinir (Yon POM 2 Mar) dalam rangka bulan Trisila TNI AL melaksanakan latihan drill tentang pemantapan fungsi Yon POM 2 Mar dalam OMP (Operasi Militer Perang) diantaranya Yudha Kelana dan Pengurusan Tahanan Perang (Rustaper) di Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra, Karang Pilang, Surabaya. Selasa (17/12/2019).
Pada kesempatan tersebut juga disimulasikan Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai Pengurusan Tahanan Perang (Rustaper) dengan skenario satuan infanteri yang berada di garis depan mendapatkan tawanan perang dan meminta Polisi Militer untuk mengambilnya.
Selanjutnya Danton POM memerintahkan satu regu untuk berangkat mengambil tawanan tersebut sesuai dengan koordinat yang telah ditentukan, kemudian dibawa menuju ke Posko Ton POM untuk menjalani proses yang meliputi penerimaan, interogasi, foto, sidik jari, pencatatan hingga ditempatkan di dalam bilik penggolongan sesuai klasifikasi tawanan perang, dengan berpedoman pada Hukum Humaniter.
Selama berlangsungnya kegiatan tersebut Pasiops Kapten Laut (PM) Billy Ranggamalela selaku perwira pelaksana, menekankan kepada seluruh prajurit Yon POM 2 Mar agar lebih intensif dalam melaksanakan latihan dan memerintahkan prajurit Yon POM 2 Mar untuk senantiasa mengasah kemampuan dan jangan pernah bosan untuk terus berlatih.
“Tujuan dari pelaksanaan latihan ini salah satunya, selain meningkatkan keterampilan, profesionalisme, juga melatih kedisiplinan,” ujar Pasiops.
Lebih lanjut Pasiops Yon POM 2 Mar menjelaskan bahwa Polisi Militer Angkatan Laut dalam hal ini Yon POM 2 Mar mempunyai salah satu fungsi yang sangat penting yaitu kedisiplinan, karena itu merupakan nilai-nilai yang tertera di dalam Trisila TNI Angkatan Laut. Tanpa adanya kedisiplinan tidak akan memiliki suatu pengakuan atau harapan baik dari negara, masyarakat maupun dari organisasi Angkatan Laut khususnya Korps Marinir. (yos/rls)