Antisipasi Kerumunan Pada Malam Akhir Pekan, Posramil Manguharjo Bersama Tiga Pilar Gelar Operasi Yustisi
Madiun – Guna mengendalikan penyebaran Covid- 19, petugas gabungan TNI – POLRI serta pemerintah Kota Madiun dalam hal ini Posramil 0803/18 Manguharjo beserta Polsek Manguharjo dan pihak Kecamatan Manguharjo, kembali menggelar operasi yustisi di beberapa titik keramain yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan memungkinkan adanya pelanggaran protokol kesehatan.
Kegiatan diawali dengan apel bersama di depan kantor Kelurahan Pangongangan pada Sabtu malam (5/6). Ini merupakan salah satu upaya dalam Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Kota Madiun khususnya Kecamatan Manguharjo.
Hingga larut malam, petugas gabungan masih tampak bersemangat memberikan himbauan kepada masyarakat yang sedang menghabiskan malam akhir pekan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menghindari kerumunan, mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengurangi mobilitas (5M), serta selalu menerapkan pola hidup sehat.
Serka Sumani angota Posramil 0803/18 Manguharjo yang ikut dalam kegiatan tersebut menyampaikan, apa yang kami lakukan ini merupakan upaya untuk mencegah dan menekan sekecil mungkin penyebaran virus Covid- 19 di Kota Madiun khususnya Kecamatan Manguharjo.
“Biasanya pada setiap malam akhir pekan akan banyak masyarakat yang menghabiskan waktu di taman kota dan warung – warung tenda (angkringan), tentunya ini sangat berpotensi menimbulkan kerumunan dan kemungkinan terjadi pelanggaran protokol kesehatan sangat besar,” ungkapnya.
Dengan terus memberikan himbauan terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan serta mengingatkan akan bahaya penyebaran covid-19, kami berharap masyarakat akan semakin sadar untuk mematuhi protokol kesehatan serta menerapkanya dalam kehidupan sehari – hari.
“Semakin masif himbauan tentang prokes dan operasi yustisi yang kami laksanakan, serta kesadaran masyarakat yang semakin tinggi untuk patuh terhadap protokol kesehatan, kami yakin Kota Madiun akan segera terbebas dari pandemi covid 19,” pungkasnya.(mc0803)