Korem 172 Ajak Masyarakat Manfaatkan Sagu Sebagai Daya Tarik Papua

Papua, Di masa pandemi Covid-19 yang berdampak pada melonjaknya harga bahan pokok, Korem 172/PWY mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pangan lokal sagu sebagai daya tarik dari Papua.

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 172/PWY, Mayor Chk Eka Yudha Kurniawan, S.H., di Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (22/6/2020).

Diungkapkan Kapenrem, pernyataan tersebut dikatakan Kepala Staf Korem (Kasrem) 172/PWY, Kolonel Inf Achmad Fauzi, S.I.P., M.M., saat menghadiri perayaan Hari Sagu yang jatuh pada tanggal 21 Juni 2020.

“Pada perayaan yang ke-IV tahun ini diselenggarakan di Lahan Wisata Alam Hirosi, Distrik Sentani , Kabupaten Jayapura, Minggu (21/6/2020),” ujarnya.

Mewakili Danrem, beliau berpesan agar masyarakat Papua dapat memanfaatkan pangan lokal sagu sebagai makanan pokok di masa pandemi Covid-19.

“Hal ini seharusnya tidak menjadi permasalahan bagi masyarakat Papua. Karena kita memiliki hasil kekayaan alam yang melimpah,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, Papua memiliki lahan yang sangat luas, sehingga masyarakat perlu diedukasi untuk kembali bertani menanam bibit-bibit pangan lokal, baik yang berjangka panjang maupun berjangka pendek.

Selaras dengan tema perayaan Hari Sagu ke-IV tahun ini “Kembali Ke Sagu”, pihaknya mengajak masyarakat kembali memanfaatkan pangan lokal khususnya Sagu.

“Sagu merupakan makanan pokok sejak dulu bagi masyarakat Papua. Sagu juga merupakan sandang, pangan, papan, air dan energi. Untuk itu mari kita bukan hanya menebang, namun juga menanam untuk anak cucu kita di masa depan,” terang Eka mengutip pernyataan Kasrem.

Pihaknya berharap agar masyarakat juga dapat mengembangkan sagu sehingga memiliki nilai ekonomis tinggi.

“Kita harus bisa memperkenalkan bahkan mengembangkan sagu sehingga bisa di jual ke daerah lain atau bisa di ekspor dan menjadikan sagu sebagai daya tarik dari Papua,” imbuhnya.

“Semoga ini menjadi perhatian bagi para anak muda sebagai generasi penerus untuk bisa mencintai dan mengembangkan potensi dari daerah khususnya sagu untuk ketahanan pangan di Papua,” sebutnya.

Sementara itu, Kadis Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua Yan Yap L. Ormusrray, S.H., M.Si., mengatakan dukungan dari pemerintah Provinsi Papua untuk sagu sangat besar karena sagu dianggap sebagai tanaman yang hidup di hutan alam, sehingga sagu menjadi prioritas utama di bidang pertanian.

“Jangan malu karena sagu ini luar biasa, saat ini sagu sudah dikembangkan di bagian selatan Papua, Merauke, Mappi yang bibitnya diambil dari hutan sagu. Jika menanam sagu kita bisa mendapatkan banyak air berbeda dengan kelapa sawit yang banyak menghisap air. Jadi mari kita tanam sagu supaya kita tidak mengalami kekeringan,” tutur Yan.

Hadir pula dalam kegiatan ini Kepala BPTP Papua Dr. Ir. Martina Sri Lestari MP, Kasibinjas Dispers Lanud Silas Papare Letkol Kes Alwi, Kasatbinmas Polres Jayapura AKP Sutardi, S.H., M.H., dan Ketua Komunitas Penggiat Sagu Marshal Suebu, S.Sos, M.Si.(penad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *