BSSN Ajak Penyedia Konten Medsos Tindak Akun Penyebaran Konten Negatif
JAKARTA, Sekretaris Utama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) – Syahrul Mubarak, mewakili Kepala BSSN mengajak penyedia platform medsos berkoordinasi aktif dengan BSSN terkait upaya membendung penyebaran konten negatif, terutama melakukan penindakan terhadap akun-akun penebar ujaran kebencian dan hoax.
“Penyedia platform medsos tidak boleh berpangku tangan menghadapi masalah serius tersebut terus berkembang di Indonesia”, tegas Syahrul Mubarak saat gelar jumpa pers di kantornya (15/3).
Kembali ditekankannya. “Pembiaran masalah ini akan menyebabkan ruang siber menjadi tidak ramah, bahkan dampak lebih jauhnya tidak hanya menyebabkan bangsa Indonesia kehilangan jati dirinya sebagai bangsa yang santun dan terkenal dalam menjunjung tinggi keberagaman namun dapat menyebabkan perpecahan bangsa”.
Syahrul Mubarak juga menegaskan bahwa BSSN akan bersikap bila kondusifitas medsos tidak terwujud.
“BSSN tidak bisa mentolerir terus memanasnya ketegangan dan terlahirnya benih konflik tersebut yang kini terasa terus menguat yang bahkan bisa benar-benar menjadi konflik terbuka di kehidupan nyata masyarakat”, tegas Syahrul.
Penyedia platform medsos di Indonesia dituntut tidak hanya memetik buah manis keuntungan dari banyaknya pengguna, namun juga harus turut berpartisipasi dalam menjaga ekosistem di dalamnya.
Koordinasi BSSN dengan penyedia platform medsos merupakan langkah BSSN dalam upaya menanggapi marak terjadinya kasus hoax, penyebaran konten negatif, dan ujaran kebencian yang dilakukan di media sosial akhir-akhir ini. (ef)