Babinsa Karangwaru Dampingi Petani Matun Padi, Optimalkan Pertumbuhan Tanaman Demi Dukung Swasembada Pangan
Tulungagung – Komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan kepada para petani. Seperti yang dilakukan Babinsa Kelurahan Karangwaru, Serka Junaedi, anggota Koramil Tipe B 0807/01 Tulungagung, yang turun langsung membantu petani melaksanakan kegiatan matun padi atau pembersihan rumput liar dan gulma di lahan persawahan warga binaannya, Minggu (26/07/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan milik anggota Kelompok Tani Setyo Tani, Kelurahan Karangwaru, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung. Selain membersihkan gulma, Serka Junaedi bersama para petani juga melakukan penggemburan tanah di sekitar tanaman padi agar sirkulasi udara di dalam tanah lebih baik serta penyerapan air dan unsur hara oleh tanaman menjadi lebih optimal.
Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya Koramil Tipe B 0807/01 Tulungagung dalam menyukseskan program pemerintah di bidang ketahanan pangan, sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional melalui peningkatan produktivitas hasil pertanian.
Serka Junaedi mengatakan, kegiatan matun padi merupakan salah satu tahapan penting dalam perawatan tanaman karena keberadaan gulma dapat menghambat pertumbuhan padi akibat berebut unsur hara, air, dan sinar matahari.
“Melalui kegiatan matun padi ini, kami membantu petani membersihkan gulma serta menggemburkan tanah agar nutrisi yang diberikan dapat terserap dengan baik oleh tanaman. Harapannya, pertumbuhan padi menjadi lebih optimal sehingga hasil panen nantinya juga meningkat,” ujar Serka Junaedi.
Ia menambahkan, kehadiran Babinsa di tengah para petani bukan hanya sebagai bentuk pendampingan, tetapi juga wujud kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan.
“Kami berharap para petani di wilayah binaan semakin semangat mengelola lahannya. Dengan hasil panen yang lebih baik, kesejahteraan petani juga dapat meningkat, sehingga mereka mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional sebagaimana yang menjadi program pemerintah,” pungkasnya.
Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, sinergi antara Babinsa dan kelompok tani diharapkan semakin kuat dalam menciptakan sektor pertanian yang produktif, mandiri, serta mampu menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tulungagung.

