Keluarga Besar Kodim Tulungagung Berduka, Dandim Pimpin Upacara Pemakaman Militer Serka Widiyanto

Tulungagung – Suasana duka menyelimuti keluarga besar Kodim 0807/Tulungagung atas wafatnya salah satu prajurit terbaik, Serka Widiyanto, personel aktif yang sehari-hari bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil Tipe B 0807/15 Pagerwojo. Almarhum meninggal dunia karena sakit pada Sabtu (11/07/2026).

Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara, Kodim 0807/Tulungagung menggelar upacara pemakaman militer di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Segawe, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung. Upacara dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., dengan Komandan Upacara Danramil Tipe B 0807/15 Pagerwojo, Kapten Arm Bambang Supanidi. Prosesi berlangsung dengan khidmat dan diikuti pasukan upacara dari personel Kodim 0807/Tulungagung.

Dalam amanatnya, Dandim menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kepergian almarhum. Menurutnya, Serka Widiyanto dikenal sebagai prajurit yang memiliki kepribadian baik, disiplin, serta penuh tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai aparat teritorial di tengah masyarakat.

“Semasa hidupnya, almarhum senantiasa menunjukkan tutur kata dan budi pekerti yang baik. Beliau juga memiliki dedikasi yang tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Hari ini Kodim 0807/Tulungagung kehilangan salah satu prajurit terbaik yang telah mendarmabaktikan jiwa dan raganya untuk satuan,” ungkap Letkol Arh Hanny Galih Satrio.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa upacara pemakaman militer merupakan penghormatan terakhir yang diberikan negara kepada prajurit yang telah mengabdikan hidupnya dengan penuh loyalitas.

“Upacara ini merupakan wujud penghormatan terakhir kami kepada almarhum Serka Widiyanto atas dedikasi, pengabdian, dan pengorbanannya kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Semoga segala amal ibadah beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.

Sementara itu, mewakili keluarga, pihak keluarga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh sanak saudara, rekan kerja, sahabat, maupun masyarakat yang mengenal almarhum apabila selama hidupnya pernah melakukan kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.

Keluarga juga menyampaikan apabila almarhum masih memiliki kewajiban yang belum terselesaikan, seperti urusan utang piutang atau hal lainnya, diharapkan dapat menghubungi pihak keluarga agar dapat diselesaikan secara baik sesuai ketentuan.

Kepergian Serka Widiyanto meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan-rekan satuan, serta masyarakat di wilayah binaannya. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai Babinsa yang mengedepankan pengabdian, kepedulian, dan semangat melayani masyarakat hingga akhir hayatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *