Sinergitas TMMD TNI dan Pemda Genjot Pembangunan Muna Barat

MUBAR, trisulanews.com – Tahun 2020 menjadi target Pemda Muna Barat untuk membangun infrastruktur jalan. Ditahun tersebut semua jalan sudah mulus teraspal, mulai dari jalan utama hingga jalan jalur alternatif yang dibuka belakangan ini.

Dari informasi yang diperoleh, konsentrasi pembangunan infrastruktur di Munbar merupakan terobosan-trobosan yang dilakukan oleh Bupati Rajiun Tumada. Bupati dalam hal ini berencana akan membangun jalan kabupaten sepanjang 19,6 km dengan lebar 28 meter dan nantinya akan menjadi salah satu Icon Muna Barat.

Selaras dengan target yang ingin dicapai oleh pemerintah daerah, maka program TMMD TNI yang sedang berlangsung diwilayahnya menjadi moment penting mendukung program yang telah dirancang. Bupati dalam hal ini merasa yakin bahwa program TMMD TNI dapat merealisasikan program pemda.

Demikian halnya dengan sinergitas yang dilakukannya denganTNI melalui TMMD, yang telah 2 kali dilaksanakan di Muna Barat, La Ode Rajiun, percaya sinergitas yang dilakukannya dengan TNI dan Polri yang selama ini dilakukannya akan menggenjot pembangunan di daerah Muna Barat.

Sebagai gambaran, pada TMMD Ke-96 TA. 2016 yang lalu, sasaran fisik yang dikerjakan ada 3 diantaranya; pembangunan mesjid Nurul Aqhsa desa Langku-langku Kecamatan Tiworo Tengah, Pembangunan Jalan Usaha Tani di Desa Sidomakmur Kec. Tikep dan Pembuatan Drainase di Desa Waumere Kec. Tikep.

Sedangkan pada TMMD Ke-101 TA. 2018 ini ada 18 item pembangunan fisik yang akan di kerjakan,diantaranyan : Pembuatan tambatan perahu muara Ds. Tanjung Pinang Kec. Kusambi, pembuatan pagar SDN 10 Barangka Ds. Sawerigadi Kec. Barangka, pembuatan pagar SDN 3 Tiworo Tengah, Darinase Lingk Kec. Tiworo tengah, Pelataran parkir Wakante Latugho Kec. Lawa, pagar SDN 8 Wadaga Kec. Wadaga, Pagar SDN 1 Lawa, Pagar SDN 7 Sawerigadi, Taman rekreasi tugu pesawat, Pos PAD Tangkumaho, Bronjong Mata Air Kaliu, Pos PAD Ds. Lindo Kec. Wadaga, Pagar Smpn 1 Tikep, pagar smp 1 kusambi, pembuatan pagar SMPN 2 Wadaga, Pagar SDN 4 Tikep, Pagar SDN 9 Barangka dan pagar SMPN 1 Sawerigadi. Hal tersebut merupakan wujud kepercayaan yang tinggi Pemda Muna Barat terhadap TNI.

Kabupaten Muna Barat salah satu dari kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara, hasil pemekaran dari Kabupaten Muna pada pertengahan tahun 2014, beribukota di Laworo, Kecamatan Sawerigadi, dipimpin oleh Bupati La Ode M. Rajiun Tumada, M.Si dan Drs. Achmad Lamani, M.Pd.

Secara administratif kabupaten ini terdiri atas 11 kecamatan definitif yang selanjutnya terdiri atas 86 unit desa dan 5 Unit Pemukiman Transimigrasi (UPT). Dan berdasarkan Sensus Ekonomi Kependudukan tahun 2010, jumlah populasi penduduk Kabupaten Muna Barat adalah sebanyak 83.364 jiwa, dengan kepadatan penduduk mencapai 81,5 jiwa/km2 yang mayoritas berprofesi sebagai petani. (e) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *