Gesit (Gerak Efektif Siaga Integritas Teritorial) Prajurit Yonif TP 810/Beyea Emare Mamare (BEM) Patroli di Ujung Malam Doyo Baru
DOYO BARU — Dibawah gulita malam yang menyelimuti kawasan Doyo Baru, kegelapan bukanlah alasan untuk melengahkan kewaspadaan. Pada Minggu malam (28/9/2026), derap langkah kaki para prajurit Batalyon Infanteri Tentu/Pembangunan (Yonif TP) 810/BEM memecah kesunyian demi memastikan setiap jengkal tanah dan helai napas masyarakat tetap dalam jaminan keamanan.
Dengan perlengkapan tempur melekat di badan dan pandangan tajam menembus pekatnya malam, tim patroli menyusuri lorong-lorong pemukiman, titik-titik rawan, hingga perbatasan wilayah Doyo Baru. Kehadiran mereka bukan sekadar rutinitas tugas, melainkan simbol kehadiran negara dan benteng terdepan yang tak pernah tidur saat warga terlelap dalam buaian mimpi.

Komandan Yonif TP 810/BEM Letkol Inf Iskandar S.E.,M.,Tr.Mil. menegaskan bahwa ketenangan masyarakat adalah kehormatan tertinggi bagi seorang prajurit.
”Malam boleh dingin dan pekat, namun niat dan komitmen kita untuk menjaga keselamatan rakyat harus tetap menyala membara. Setiap langkah kaki prajurit Yonif TP 810/BEM di Doyo Baru malam ini adalah janji setia bahwa keamanan warga tidak akan pernah kami pertaruhkan. Kami hadir agar rakyat tidur nyenyak tanpa rasa cemas,” tegas Komandan Yonif TP 810/BEM di sela-sela pengarahan patroli.
Patroli malam yang berlangsung hingga dini hari tersebut berjalan tertib, aman, dan kondusif. Tatapan hangat dan senyum dari beberapa warga yang memergoki barisan prajurit menjadi bukti nyata betapa kemanunggalan TNI dan rakyat terpatri kuat di bumi Doyo Baru. (pen/red)

